Renungan Harian
Jumat, 25 September 2026
📖 Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 13:32–41
Tema : Yesus Bangkit, Membawa Pengampunan dan Kehidupan Baru
Kisah Para Rasul 13:32–41
Ayat 32 Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita,
Ayat 33 telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini.
Ayat 34 Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Allah ketika Ia berkata: Aku akan memberikan kepadamu kasih setia yang teguh yang telah Kujanjikan kepada Daud.
Ayat 35 Sebab itu Ia mengatakan pula dalam mazmur yang lain: Engkau tidak akan membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Ayat 36 Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang mengalami kebinasaan.
Ayat 37 Tetapi Yesus, yang dibangkitkan Allah, tidak mengalami kebinasaan.
Ayat 38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.
Ayat 39 Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.
Ayat 40 Karena itu, waspadalah, supaya jangan berlaku atas kamu apa yang telah dikatakan dalam kitab nabi-nabi:
Ayat 41 Ingatlah, hai kamu yang menghina, tercenganglah dan lenyaplah, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu, suatu pekerjaan, yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan kepadamu.
Renungan
Firman Tuhan hari ini menyampaikan sebuah kabar kesukaan yang menjadi pusat iman orang percaya: Yesus Kristus telah bangkit dari antara orang mati. Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa masa lalu, tetapi merupakan bukti bahwa janji Allah benar dan kuasa Allah nyata dalam kehidupan manusia. Paulus menjelaskan bahwa apa yang telah dijanjikan Allah kepada nenek moyang Israel telah digenapi melalui Yesus Kristus. Manusia dapat membuat janji yang kemudian tidak ditepati, tetapi Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Apa yang telah Allah firmankan, pada waktunya akan digenapi. Kebangkitan Yesus juga menunjukkan bahwa maut tidak mempunyai kata terakhir. Daud mengalami kematian dan kebinasaan, tetapi Yesus yang dibangkitkan Allah tidak mengalami kebinasaan. Karena itu, di dalam Kristus kita memiliki pengharapan yang melampaui kehidupan sekarang. Yang sangat indah dari bagian ini adalah berita tentang pengampunan dosa. Ayat 38 berkata bahwa melalui Yesus diberitakan kepada kita pengampunan dosa. Bahkan setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh pembebasan dari dosa. Sering kali manusia membawa masa lalu sebagai beban: kesalahan, kegagalan, luka hati, penyesalan, bahkan dosa yang terus menghantui. Firman Tuhan mengingatkan bahwa di dalam Kristus ada pengampunan dan kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru. Namun, menerima kasih karunia Allah juga berarti kita dipanggil untuk hidup dalam iman dan ketaatan. Jangan sampai kita mendengar pekerjaan Tuhan tetapi mengeraskan hati dan menolaknya. Ayat 41 menjadi peringatan agar kita tidak menjadi orang yang melihat pekerjaan Allah tetapi tidak mau percaya. Hari ini, marilah kita percaya kepada Kristus, menerima pengampunan-Nya, meninggalkan kehidupan lama, dan berjalan dalam kehidupan baru yang Tuhan sediakan.
Refleksi
Apakah saya sungguh-sungguh percaya bahwa Yesus telah bangkit dan hidup?
Adakah dosa atau kesalahan masa lalu yang masih saya bawa, padahal Tuhan menawarkan pengampunan?
Apakah saya sudah memberikan kesempatan kepada Tuhan untuk memperbarui kehidupan saya?
Apakah saya peka terhadap pekerjaan Tuhan dalam kehidupan saya, atau justru sering mengabaikannya?
Renungkan:
“Di dalam Kristus ada pengampunan untuk masa lalu, kekuatan untuk menjalani hari ini, dan pengharapan untuk masa depan.”
Aplikasi Hari Ini
Percayalah kepada janji Tuhan sekalipun penggenapannya membutuhkan waktu.
Serahkan masa lalu kepada Tuhan dan jangan terus hidup dalam rasa bersalah.
Mintalah pengampunan Tuhan dan belajar mengampuni orang lain.
Jalani hari ini dengan sukacita karena Kristus telah menang atas maut.
Jadilah pembawa kabar kesukaan melalui perkataan, sikap, dan pelayanan kita.
🙏 Pokok-Pokok Doa
Mengucap syukur atas kebangkitan Yesus Kristus yang memberikan keselamatan dan pengharapan bagi kita.
Memohon pengampunan atas segala dosa, kesalahan, kelemahan, dan kegagalan kita.
Berdoa agar Tuhan memperbarui hidup, iman, hati, pikiran, dan karakter kita setiap hari.
Berdoa bagi keluarga, agar setiap anggota keluarga hidup dalam kasih, pengampunan, dan penyertaan Tuhan.
Berdoa bagi gereja dan pelayanan, agar terus menjadi pembawa kabar kesukaan dan membawa banyak orang kepada Kristus.
Berdoa untuk seluruh aktivitas hari ini, agar Tuhan memberikan kesehatan, hikmat, kekuatan, perlindungan, dan keberhasilan sesuai dengan kehendak-Nya.