27 September 2026

Tetap Tinggal dalam Kebenaran dan Kristus

Renungan Harian
Minggu, 27 September 2026
Bacaan Firman Tuhan :  1 Yohanes 2:18–25 
Tema : Tetap Tinggal dalam Kebenaran dan Kristus

📖 Pembacaan Firman Tuhan
1 Yohanes 2:18–25

Ayat 18 Anak-anakku, sekarang adalah zaman akhir. Dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya bahwa zaman akhir telah tiba.
Ayat 19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita. Sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi                   supaya menjadi nyata bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.
Ayat 20  Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.
Ayat 21  Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.
Ayat 22  Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.
Ayat 23  Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.
Ayat 24  Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di                       dalam Bapa.
Ayat 25  Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal.

📖 Renungan
Kita hidup dalam zaman di mana berbagai suara dan ajaran datang silih berganti. Ada suara yang membawa kebenaran, tetapi ada pula yang menyesatkan dan menjauhkan manusia dari Kristus. Karena itu, firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap tinggal dalam kebenaran yang telah kita dengar sejak semula. Rasul Yohanes memberikan peringatan yang serius kepada jemaat. Ada orang-orang yang pernah bersama-sama dengan mereka, tetapi kemudian meninggalkan iman yang benar. Mereka menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus. Ini menunjukkan bahwa kedekatan secara lahiriah dengan komunitas iman belum tentu berarti seseorang sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus. Namun, Yohanes juga memberikan penguatan: “kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus.” Orang percaya tidak dibiarkan berjalan sendirian. Tuhan memberikan Roh Kudus yang menolong kita mengenal kebenaran dan membedakan mana yang sesuai dengan kehendak Allah. Karena itu, kita dipanggil untuk menjaga apa yang telah kita terima. Iman bukan hanya sesuatu yang kita dengar pada hari Minggu, tetapi harus menjadi dasar kehidupan sehari-hari. Firman Tuhan harus tinggal di dalam hati, pikiran, perkataan, dan tindakan kita. Ayat 24 menjadi pesan penting bagi kita: “apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu.” Ketika kita tetap tinggal dalam Kristus, kita memiliki hubungan yang benar dengan Bapa dan hidup dalam pengharapan akan hidup yang kekal. Di tengah berbagai perubahan kehidupan, jangan sampai iman kita ikut berubah. Jangan mudah meninggalkan kebenaran hanya karena tekanan, godaan, keadaan, atau pengaruh lingkungan. Tetaplah berpegang kepada Kristus, karena di dalam Dia terdapat kebenaran, keselamatan, dan janji kehidupan kekal.

💭 Refleksi
Apakah saya masih sungguh-sungguh berpegang pada kebenaran Firman Tuhan?
Apakah Kristus benar-benar tinggal dalam hati dan kehidupan saya?
Apakah saya mudah terpengaruh oleh berbagai ajaran dan pandangan yang bertentangan dengan iman kepada Kristus?
Apa yang harus saya lakukan hari ini agar semakin teguh tinggal di dalam Kristus?

Renungkan:
“Dunia boleh berubah, keadaan boleh berubah, tetapi iman kita kepada Kristus harus tetap teguh.”
Mari menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan kita. Jangan hanya mengenal Kristus melalui pengetahuan, tetapi hiduplah di dalam Dia setiap hari.

🙏 Pokok Doa
Mengucap syukur kepada Tuhan atas kasih, penyertaan, dan keselamatan yang telah diberikan melalui Yesus Kristus.
Memohon keteguhan iman, agar kita tetap berpegang pada kebenaran Firman Tuhan dan tidak mudah disesatkan oleh berbagai pengajaran yang tidak benar.
Memohon pimpinan Roh Kudus, agar kita mampu membedakan kebenaran dan kepalsuan serta mengambil keputusan sesuai kehendak Tuhan.
Mendoakan keluarga, agar setiap anggota keluarga tetap hidup dalam iman, kasih, dan pengharapan kepada Kristus.
Mendoakan pelayanan dan gereja, agar gereja tetap setia memberitakan Kristus dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Mendoakan aktivitas kita hari ini, agar setiap pekerjaan, pelayanan, perjumpaan, dan keputusan yang kita lakukan menjadi kesaksian tentang Kristus.